Connect with us

Manado

Di Balik Layar Monitor, Natan “Jaga” Listrik untuk Kekhusyukan Idul Fitri 1447 H

Published

pada

WhatsApp Image 2026 03 20 at 08.37.37
Jeremia Natanael Limpong (foto.ist)

Manado, mediakontras.com.Di sebuah ruangan tertutup yang dipenuhi layar monitor, seorang pemuda dengan saksama mengamati setiap fluktuasi angka dan grafik yang bergerak. Di tengah hiruk-pikuk persiapan warga Muslim menyambut kemenangan, ia justru tenggelam dalam kesunyian tugasnya, memastikan terangnya cahaya tetap menyinari malam Takbiran dan pagi Sholat Ied.

‎Dialah Jeremia Natanael Limpong, atau yang akrab disapa Natan. Operator di Ruang Command Center PLN UP3 Manado ini adalah salah satu garda terdepan yang tak terlihat dalam memastikan keandalan listrik selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

‎Natan, begitu ia disapa, adalah sosok di balik monitor yang setiap harinya berjibaku dengan data dan sistem kelistrikan. Pekerjaan ini baginya bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari rasa cinta terhadap profesinya. “Menjaga pasokan listrik adalah bagian dari rasa cinta saya dengan pekerjaan yang saya tekuni saat ini,” ungkapnya kepada mediakontras.com dengan nada rendah namun penuh keyakinan.

‎Perjuangan Natan dan timnya berlangsung di Ruang Command Center PLN UP3 Manado. Dari sanalah ia mengawasi jaringan, berkomunikasi dengan tim teknis (yantek), dan mengoordinasikan respons jika terjadi gangguan.

WhatsApp Image 2026 03 20 at 08.37.45
Natan dan timnya di Ruang Command Center PLN UP3 Manado (foto.ist)

‎Fokus pengamanan ini dilakukan pada momen krusial, yaitu hari ini, Kamis (20/3/26) saat saudara kita umat Muslim melaksanakan Takbiran, hingga esok pagi saat pelaksanaan Sholat Ied. “Kami siaga 24 jam untuk menjaga agar pasokan listrik aman dan terkendali,” tegasnya dari ruang kendali yang dingin oleh pendingin ruangan namun panas oleh konsentrasi para petugas.

‎Momen Idul Fitri adalah saat sakral bagi umat Muslim. Natan dan timnya memahami betul bahwa kenyamanan dan kekhusyukan ibadah sangat bergantung pada fasilitas pendukung, termasuk penerangan dan suara dari pengeras suara masjid yang membutuhkan aliran listrik stabil. “Menjelang perayaan sakral umat Muslim melaksanakan Takbiran dan Sholat Ied, ini menjadi perhatian khusus,” kata Natan.

‎ Dengan mata yang setia terpaku pada deretan monitor, Natan dan tim Command Center bertugas mengontrol dan mendeteksi dini potensi gangguan. Jika terjadi masalah, mereka bergerak cepat mengoordinasikan petugas Yantek (Pelayanan Teknik) yang telah bersiaga 24 jam di lapangan. “Kami bersama tim Command Center menjaga agar semua bisa selesai dengan cepat dikerjakan oleh petugas Yantek,” jelasnya.

‎Di tengah masyarakat yang bersuka cita menyambut hari raya, Natan memilih tetap waspada. Bagi pria ganteng ini, kebahagiaan umat Muslim yang bisa beribadah tanpa khawatir padamnya listrik adalah kebahagiaannya juga.

‎“Demi saudara kita umat Muslim agar ibadah yang akan dilaksanakan bisa dilaksanakan tanpa ada gangguan dari pasokan listrik,” pungkasnya, sebelum kembali menajamkan pandangan ke layar monitor, menjadi penjaga setia cahaya di balik kemeriahan malam kemenangan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */