Ekonomi
Pupuk Indonesia Menyatu Dengan Insan Pers Sulut Dalam Edukasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi
Manado,mediakontras.com – PT Pupuk Indonesia (Persero) holding company menggelar media gathering yang bertajuk “Edukasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi” di Bumber Cafe, Manado, bersama insan pers yang ada di Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini sejatinya menjadi ajang silaturahmi sekaligus edukasi bagi insan pers di Sulut.
Acara yang mengusung semangat kebersamaan ini dihadiri oleh jajaran direksi PT Pupuk Indonesia Regional 4, antara lain Wisnu Ramadhani (Regional CEO 4 PT Pupuk Indonesia), Endah Wulandari (Senior Manager Regional 4B), Eko Winarto (Senior Manager Pendukung Penjualan Regional 4), serta Heru Sofyan Firmansyah (Senior Manager Pergudangan Regional 4).
Media gathering bertujuan untuk mengedukasi para wartawan terkait mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi yang benar, transparan, dan tepat sasaran.
Untuk menjelaskan informasi terkait pupuk bersubsidi serta memperkuat sinergi antara perusahaan dan pers dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Melalui sambutan, pemaparan data kinerja penyaluran, serta diskusi interaktif.
Dalam sambutannya, Wisnu Ramadhani menekankan bahwa pers memiliki peran strategis dalam menyebarkan informasi yang akurat kepada masyarakat.
“Pupuk Indonesia sangat terbuka dalam memberikan informasi kepada warga terkait penyaluran pupuk bersubsidi. Kami ingin media membantu mengedukasi sekaligus bersilaturahmi dengan insan pers Sulut,” ujar Ramadhani
Dalam pemaparannya, Wisnu Ramadhani yang juga bertindak sebagai narasumber utama menyampaikan bahwa realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di Regional 4 hingga April 2026 telah mencapai 20 persen.Target hingga akhir tahun 2026 diproyeksikan mencapai 80 persen.
“Wilayah kami Regional 4 ini, realisasi tahun 2024 sebesar 74%, tahun 2025 sebesar 75%. Untuk 2026, baru sampai bulan April sudah 20%. Harapan kami minimal 80 persen hingga akhir tahun,” ungkapnya.

Ramadhani juga memastikan bahwa stok pupuk di wilayah Makassar, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku, dan Papua tersedia sangat cukup.
Lebih lanjut, Wisnu menyoroti pencapaian swasembada pangan nasional pada tahun 2025.
“Telah tercapai swasembada pangan tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia. Seremonialnya dilakukan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto di Jawa Barat. Harapannya, swasembada yang sudah dicapai di 2025 bisa dilanjutkan di tahun ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Endah Wulandari, Senior Manager Regional 4B PT Pupuk Indonesia, menjelaskan lebih rinci mengenai alokasi pupuk bersubsidi di Sulawesi Utara.
“Pupuk bersubsidi untuk Sulut diperuntukkan bagi sektor pertanian dan sektor perikanan. Wilayah dengan alokasi terbanyak ada di Kabupaten Bolaang Mongondow,” tambah Endah.
Dengan adanya kegiatan ini, PT Pupuk Indonesia berharap para wartawan dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang jernih, sehingga para petani dan nelayan di Sulut mendapatkan haknya secara tepat waktu dan tepat jumlah.(*)