Connect with us

Headline

10 Desa di Bintauna dan Sangkub Terancam Tenggelam

Jika APH ‘Legalkan’ Pengerukan dan Pembabatan Hutan Secara Ilegal

Redaksi

Published

on

BOLMUT,mediakontras.com –
Sedikitnya ada 10 desa disekitar lokasi Pertambangan Tampa Ijin (PETI) di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terancam “tenggelam” apabila curah hujan terus meningkat, sebagai akibat dari adanya aktifitas pembabatan hutan secara membabi buta oleh oknum oknum pemilik tambang ilegal dengan menggunakan alat berat, di wilayah KM 20 Desa Huntuk Kecamatan Bintauna.

Desa tersebut yang berada didaerah lingkar tambang tersebut masing-masing
Desa Bintauna Pantai, Desa Minanga,Desa Kopi,Desa Batulintik, Desa Mome, Desa Huntuk, Desa Pumpi,Desa Busisingo, Desa Busisingo Utara dan Desa Tombolango

Hal ini dipicu akibat aliran hulu sungai dan hutan dikeruk serta dibabat secara membabi buta oleh para perusak lingkungan, padahal, berbagai aksi penolakan dan perlawanan sudah dilakukan.

Sangat disayangkan oleh kalangan masyarakat Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum (APH) tetap saja tutup mata dan membisu, seakan akan kedua institusi tersebut dibuat tak berkutik.

Seperti yang dilontarkan Pemerhati Bolmut Asriadi Lakoro kalau 10 desa di Kecamatan Bintauna dan Sangkub adalah daerah yg sering kena dampak banjir.

“Berkaca dari peristiwa yang terjadi diareal tambang Suwawa Timur Provinsi Gorontalo beberapa waktu lalu, hal yang sama bisa saja dapat terjadi di Bolmut,” ujar Lakoro.

Bahkan lebih parah lagi, bisa saja 10 desa di 2 kecamatan ini justru terkena dampak banjir lumpur karena yang dirusaki adalah hulu sungai beserta dengan hutannya, Kritik Lakoro.

Ditambahkannya pula Kalau tahun kemarin 10 desa ini hanya kena banjir, kali ini tak menutup kemungkinan bisa lebih parah lagi.

“Bisa saja terjadi banjir lumpur karena adanya perombakan hutan,” kesal Asriadi

Selain para aktivis yang peduli lingkungan ikut pula menyuarakan kritikan keras adalah Ketua Lembaga Adat Kecamatan Bintauna SB Datunsolang.

Menurutnya, saat musim hujan tiba, ada beberapa desa selalu jadi langganan banjir.
Namun, tahun ini ada kekhawatiran bahwa banjir yang terjadi bisa lebih parah dari biasanya.

“Bisa jadi resikonya lebih besar dari biasanya bahkan dapat menyebabkan kerugian materi yang tak sedikit, dan tak menutup kemungkinan nantinya ada korban jiwa yang berjatuhan. Karena desa-desa ini dihuni ribuan jiwa yang diantaranya balita, anak-anak serta lansia,” jelas Datunsolang.

Lebih lanjut dikatakannya pula, warga dan aktivis lingkungan telah beberapa kali mengajukan berbagai keluhan kepada Pemerintah dan APH namun, tindakan nyata untuk menghentikan aktifitas ilegal ini masih belum terlihat.

Ketua Lembaga Adat Bintauna itu menegaskan agar ada langkah cepat dan tegas dari pemerintah dan APH untuk mengatasi permasalahan ini sebelum bencana banjir yang lebih besar terjadi.

“Kami sangat khawatir. Setiap tahun banjir semakin parah, dan kami tahu penyebabnya. Kami berharap ada tindakan cepat dari pihak berwenang untuk menghentikan aktifitas pengerukan dan tambang ilegal ini,” tegas Datunsolang.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bolmut Mohamad Hidayat Panigoro saat dikonfirmasi tidak berkomentar banyak. Menurutnya, pengrusakan hutan perlu dihindari agar tidak terdampak banjir.
” Pengrusakan hutan harus dihindari agar tidak terjadi banjir,” singkatnya. (Ismob)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Revi Aldrian Sampaikan Permohonan Maaf, Jacobis Turun Langsung Kebut Perbaikan Jaringan Listrik

Solichin

Published

on

MANADO, mediakontras.com – Gangguan pasokan listrik yang menyebabkan terjadinya pemadaman lampu di 4 lokasi yang berbeda, terus dikebut petugas sampai subuh.

PT PLN Unit layanan Pelanggan (ULP) Manado Selatan turun dengan kekuatan penuh melakukan perbaikan jaringan listrik yang dikeluhkan pelanggan.

Bahkan Manager Reagen Jacobis terpantau dilapangan turun langsung mengawasi anak buahnya bekerja hingga subuh hari.

Gangguan yang terjadi akibat adanya kerusakan teknis di empat lokasi berbeda masing masing di depan Rumah Sakit ODSK, Champion putsal,Rumah makan Cita Rasa dan Freshmart Bahu sehingga terjadi pemadaman sesaat.

” Berkat kerja keras dan semangat juang yang tinggi dari petugas untuk memanjakan pelanggan, makanya kami bekerja tanpa mengenal waktu dan boleh selesai sekira pukul 05.00 Wita atau sudah subuh,” kata Reagen Jacobis, Manager PLN ULP Manado Selatan kepada mediakontras.com, Rabu(2/4/2025)

Terpisah, Manager PLN UP3 Manado, Revi Aldrian yang juga ikut memantau proses pekerjaan perbaikan di 4 tempat terpisah, langsung menyampaikan permohonan maaf dari PLN atas gangguan pemadaman lampu sehingga membuat pelanggan tidak nyaman.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Karena itu kami terus melakukan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan
dan menghimbau kepada warga bila terjadi gangguan agar segera melaporkan ke aplikasi kami di PLN mobile atau call centre 123 dan petugas kami akan langsung turun melakukan perbaikan,” pungkas pria hobby voli ini.(*)

Continue Reading

Headline

Kerja Bertaruh Nyawa, Pasukan Elit PDKB PLN Manado Perbaiki Kerusakan Tanpa Ada Pemutusan Aliran

Solichin

Published

on

MANADO, mediakontras.com – PLN UP3 Manado terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan terbaiknya kepada pelanggan. Di balik terangnya lampu yang menyinari rumah-rumah pelanggan, ada tim khusus PLN yang bertugas menjaga aliran listrik tetap berjalan.

Layaknya pasukan khusus, Tim Elit ini yang kesehariannya adalah karyawan PLN yang melakukan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

Tim ini bukan kaleng kaleng. Mereka dilatih secara khusus untuk bekerja khusus yang dalam kondisi ekstrem hanya untuk melakukan pemeliharaan, perbaikan dan penggantian komponen jaringan listrik tanpa harus memutuskan aliran listrik.

“Tim Elit” milik PLN UP3 Manado yang berjumlah 9 orang ini selalu bekerja dalam keadaan bertegangan, sehingga Pekerjaan yang mereka lakukan berisiko tinggi. Lengah sedikit saja nyawa jadi taruhannya.

“Seiring dengan ekspektasi pelanggan yang semakin tinggi, peranan PDKB dapat menjadi salah satu strategi untuk mengoptimalkan kontinuitas dan kecepatan pelayanan agar pelanggan tetap menikmati listrik saat dilakukan pemeliharaan, ucap Manager UP3 Manado Revi Aldrian.

Kondisi ini memberikan keuntungan ganda, baik dari sisi pelanggan maupun dari pihak PLN. Aliran listrik ke rumah pelanggan tidak harus terhenti meskipun jaringan sedang dipelihara.

“Sedangkan pihak PLN dapat meminimalisir potensi kehilangan pendapatan akibat listrik padam,” kata Revi.

Mengingat pekerjaan yang dilakukannya berisiko tinggi, maka peralatan yang digunakannya pun didesain secara khusus.

“Untuk melindungi diri dari risiko sengatan listrik, mereka menggunakan alat pelindung diri (APD) yang juga didesain khusus dan dibekali standard operating procedure (SOP) yang begitu ketat,” pungkasnya.

Steve Kaunang sebagai Team Leader PDKB, yang telah menjalani pekerjaan berisiko tinggi ini sejak tahun 2006, mengungkapkan bagi dirinya, menjadi bagian dari tim PDKB adalah sebuah kebanggaan sekaligus tantangan.

Terlebih pekerjaannya juga menurut Steve, harus siap mempertaruhkan nyawa demi memastikan listrik tetap bernyala untuk kepentingan masyarakat luas.

PLN terus mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati di sekitar jaringan listrik, terutama saat cuaca buruk.

Pelaporan potensi bahaya dan gangguan kelistrikan dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia secara gratis di Play Store dan App Store.(*)

Continue Reading

Headline

Bakal Dihadiri Adik Presiden RI, Ovel Mait Siap Gemparkan Sulut

Reky Simboh

Published

on

MANADO,mediakontras.com – Organisasi binaan adik Presiden RI yakni Hashim Djojohadikusumo, Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar) Indonesia percayakan Ovel Rievreand Resky Mait menjadi Ketua DPD Gempar Sulawesi Utara (Sulut).

Ketua Umum DPP Gempar Indonesia Yohanes Sirait mengatakan, Sulawesi Utara memiliki tempat penting bagi bangsa. Dalam sejarah perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia, tokoh-tokoh dari Sulut menyumbang kontribusi tinggi.

“Gempar ingin di masa kini dan masa mendatang dilahirkan lebih banyak lagi generasi-generasi muda Sulawesi Utara yang akan mewarnai bangsa dalam berbagai aspek,” kata Yohanes melalui keterangan tertulis, Rabu 2 April 2025.

Selain, itu dua tokoh penting Gempar juga putra Sulawesi Utara, yakni Ketua Dewan Penasihat, Pdt Jason dan Ketua Dewan Pembina Hashim Djojohadikusumo.

“Karena itu ditunjuknya saudara Ovel sebagai Caretaker DPD Sulut merupakan keseriusan Gempar untuk berkiprah di Sulawesi Utara,” jelasnya.

“Bung Ovel kita harapkan akan menyusun tim berisi generasi muda yang siap untuk menggemparkan Sulut, sehingga di bulan depan kita akan melantik pengurus lengkap DPD Sulut,” tambahnya.

Gayung bersambut, Ovel Mait menegaskan akan bekerja maksimal dalam jabatan barunya ini dan berkomitmen membawa organisasi ke arah yang lebih baik.

“Kami sudah sangat siap dilantik. Setelah dilantik, kita akan membuat kegiatan-kegiatan yang berbasis ekonomi kreatif bagi anak muda di Sulut,” ujar Mait.

“Generasi muda adalah hidup saya sehingga amanah ini akan saya jalankan dengan sepenuh hati untuk merebut hati mereka, merangkul kalangan anak-anak muda,” tambah Mait.

Salah satu langkah yang bisa dilakukan yakni dengan program ekonomi kreatif. Selain itu akan mengawal program pembangunan pemerintah. Serta akan berupaya maksimal membawa kader Gempar Indonesia bisa lebih banyak melenggang menjadi anggota DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota.

Terpisah, Korwil Gempar Sulut Marth Billy Kumaseh mengatakan, Ovel R R Mait adalah sosok yang sangat tepat memimpin DPD Gempar Sulut.

Lanjutnya, Sulut saat ini menjadi pusat perhatian dimana Presiden RI Prabowo Subianto berasal dari Sulut. Artinya anak-anak muda di Sulut harus punya wadah untuk berkreasi, karena punya potensi melahirkan orang-orang hebat.

Disinggung April 2025 ini akan dilaksanakan pelantikan dan kabarnya akan dihadiri Hashim Djojohadikusumo?

“Dalam waktu dekat kita akan lakukan pelantikan, dan setelah pelantikan saya minta DPD Gempar Sulut langsung tancap gas dengan program kerjanya,”jelasnya.(*)

Continue Reading

Trending

× Kontak Redaksi