Connect with us

Talaud

Yayasan Cahaya Mercusuar Indonesia Tandatangani MoU Posbakum Dengan PN Melonguane

Frendy Sapoh

Published

on

Penandatanganan MoU antara Yayasan Cahaya Mercusuar Indonesia dan PN Melonguane

MELONGUANE, mediakontras.com — Yayasan Cahaya Mercusuar Indonesia terpilih sebagai pemberi layanan bantuan hukum atau yang lebih dikenal dengan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di Pengadilan Negeri (PN) Melonguane.

Setelah melalui proses seleksi panjang sejak Desember 2024, akhirnya Yayasan Cahaya Mercusuar Indonesia Cabang Talaud yang dipimpin oleh Vanderik Wailan SH sebagai pemenang seleksi, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pengadilan Negeri Melonguane, Selasa (7/1/2025).

Wakil Ketua Pengadilan Negeri Melonguane, Nur’Ayin SH dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada panitia seleksi serta ucapan selamat atas terpilihnya Yayasan Cahaya Mercusuar Indonesia sebagai penyedia layanan bantuan hukum di PN Melonguane.

“Pertama – tama saya menyampaikan terimakasih kepada panitia seleksi, yang sudah bekerja keras dari sejak bulan Desember, sampai dengan hari ini untuk menentukan siapa Posbakum yang akan bekerja di Pengadilan Negeri Melonguane,” ungkap Nur’ayin.

Wakil ketua PN Melonguane pun menjelaskan bahwa tahapan serta proses seleksi Posbakum tersebut, telah benar – benar dilaksanakan sesuai prosedur dan aturan.

“Seleksi ini bersifat terbuka, tidak ada pengaruh dari siapapun. Jadi tim yang memilih pemenang pada hari ini adalah pemenang yang sebenarnya, tanpa ada bisikan ataupun tekanan untuk menentukan siapa yang akan melaksakan tugas sebagai Pos Bantuan Hukum di Pengadilan Negeri Melonguane,” ujar Nur’ayin.

Dirinyapun berharap, agar kedepannya kerjasama dengan Yayasan Cahaya Mercusuar Indonesia dapat berlangsung dengan baik, sehingga masyarakat kurang mampu yang membutuhkan bantuan dalam hal persoalan hukum, dapat terlayani.

“Untuk itu dalam pelaksanaan tugas kedepannya saya berharap agar Yayasan Cahaya Mercusuar Indonesia menjadikan PN Melonguane sebagai bagian dari keluarga, karena dalam pelaksanaan tugas nantinya, kita akan bersama – sama. Untuk itu saya berharap hubungan kerja serta komitmen yang sudah dibangun ini dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya,” pungkas Wakil Ketua PN Melonguane.

Senada dengan itu, Ketua Yayasan Cahaya Mercusuar Indonesia Cabang Talaud Vanderik Wailan, SH menyampaikan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan oleh PN Melonguane untuk melaksanakan tugas sebagai pemberi layanan hukum bagi masyarakat yang kurang mampu.

“Terimakasih atas kepercayaan yang sudah diberikan. Semoga kedepannya kerjasama yang sudah terjalin ini dapat kami laksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. Setiap tugas yang dipundakkan kepada kami akan kami laksanakan, terlebih bagi masyarakat yang kurang mampu, yang membutuhkan bantuan hukum akan menjadi prioritas kami,” ujar Wailan.

Dirinyapun tak menampik, lewat tugas yang nantinya akan mereka laksanakan tersirat nama baik Yayasan Cahaya Mercusuar Indonesia serta Pengadilan Negeri Melonguane.

“Dengan adanya kerjasama ini, kami pasti akan bertanggung dalam setiap tugas yang sudah diberikan kepada kami, agar senantiasa nama baik Yayasan Cahaya Mercusuar Indonesia bersama Pengadilan Negeri Melonguane tetap terjaga,” tandasnya.

Iapun tak sungkan – sungkan mengajak masyarakat jika ada persoalan yang berkaitan dengan hukum yang dirasa kurang dimengerti ataupun membingungkan, untuk datang ke layanan Pos Bantuan Hukum PN Melonguane.

“Posbakum PN Melonguane akan memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Kepulauan Talaud yang membutuhkan Advice serta bantuan lainya dibidang hukum, terlebih bagi masyarakat yang kurang mampu. Mari, tak perlu sungkan jika membutuhkan kami siap untuk melayani,” pungkasnya.

Diketahui Pos Bantuan Hukum (Posbakum) adalah layanan yang memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma kepada masyarakat yang tidak mampu.

Posbakum dibentuk oleh negara melalui pengadilan agama dan pengadilan negeri. Bantuan hukum dari Posbakum dapat diberikan untuk berbagai jenis perkara, baik pidana maupun perdata.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut seluruh Hakim Pengadilan Negeri Melonguane, bidang Kesekretariatan dan bidang Kepaniteraan serta seluruh staff PN Melonguane, juga anggota Yayasan Cahaya Mercusuar Indonesia Cabang Talaud.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Talaud

Runtuh….Atap Plafon Puskesmas Beo, Nyaris Merenggut Nyawa; Perawat, Pasien dan Keluarga Nyaris Jadi Korban

Frendy Sapoh

Published

on

MELONGUANE, mediakontras.com — Bangunan puskesmas Beo nyaris menelan korban jiwa. Runtuhnya plafon atau langit – langit yang menutupi atap gedung Puskesmas Beo nyaris merenggut nyawa pasien dan keluarga yang sedang di rawat di ruang rawat inap.

Berdasarkan informasi yang dirangkum mediakontras.com, beberapa waktu lalu tak hanya plafon yang ada di ruangan rawat inap yang runtuh, tapi juga di aula dan ruang rapat puskesmas beo, Kamis (17/04/2025).

Diduga hal tersebut sengaja didiamkan oleh pihak pemilik jasa pembuatan bangunan, dikarenakan bangunan tersebut sebenarnya tidak layak untuk dijadikan sebagai bangunan Puskesmas.

Bahkan tak hanya pasien, sejumlah oknum perawat pun nyaris menjadi korban. Tak ayal, ada yang mengalami luka hingga mendapatkan perawatan serius dari sesama tenaga medis karena akibat runtuhnya plafon tersebut.

Hal itupun menjadi alasan kuat sejumlah pihak menuntut adanya penyelidikan dan penyidikan terkait bangunan dan operasional Puskesmas Beo.

“Jangan sampai nanti sudah ada korban jiwa, akibat hal yang sama baru ada penanganan. Kejaksaan dan Kepolisian harus segera melakukan pemeriksaan agar tidak lagi terjadi hal serupa. Jangan sampai sudah ada nyawa manusia yang menjadi korban, baru itu dilaksanakan evaluasi padahal sudah ada bukti nyata dan sudah korban akibat hal itu. Bersyukurlah jika belum ada yang meninggal dunia,” ungkap Jetmal Lambuaso, Ketua KIN ProJamin Kabupaten Kepulauan Talaud.

Continue Reading

Talaud

PLN ULP Lirung Gelar Apel Siaga Jelang Jumat Agung dan Paskah, Rayki Limpong Ajak Warga Gunakan Listrik Secara Legal

Solichin

Published

on

LIRUNG, mediakontras.com –
Menyambut perayaan Jumat Agung dan Paskah, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Lirung menggelar apel siaga atau gelar pasukan sebagai bentuk kesiapan dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama masa ibadah umat Kristiani.

Apel siaga ini dipimpin langsung oleh Rayki Limpong,Manager PLN ULP Lirung, dan diikuti oleh seluruh personel teknik serta petugas pelayanan.

Dalam arahannya,Limpong menegaskan pentingnya kesiapsiagaan tim dalam menghadapi potensi gangguan kelistrikan, terutama di tengah meningkatnya aktivitas keagamaan di gereja-gereja dan rumah ibadah lainnya.

“Kami ingin memastikan bahwa umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan khidmat dan tanpa gangguan. Seluruh tim teknis disiagakan selama 24 jam untuk menjaga keandalan pasokan,” ujar Limpong lewat pesan singkat WhatsApp kepada mediakontras.com, Rabu(16/4/25)

Dalam kesempatan itu, Limpong juga mengajak masyarakat untuk menggunakan listrik secara legal dan aman. Ia menegaskan bahwa penggunaan listrik ilegal tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga membahayakan keselamatan jiwa dan aset.

“Kami mengimbau seluruh warga untuk menjadi pelanggan yang bijak. Gunakan listrik secara legal dengan melakukan penyambungan resmi melalui PLN. Selain aman, ini juga bentuk kontribusi positif untuk pembangunan,” tambahnya.

PLN ULP Lirung juga menyediakan layanan pengaduan 24 jam melalui aplikasi PLN Mobile, serta call center 123, untuk memastikan respons cepat terhadap segala keluhan pelanggan selama masa libur keagamaan ini.(*)

Continue Reading

Talaud

Pleno Tingkat Kabupaten, WT – AGB Peraih Suara Terbanyak Pilkada Talaud Hasil PSU 2025 dan Pilkada Serentak 2024

Frendy Sapoh

Published

on

MELONGUANE, mediakontras.com — Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Kabupaten Kepulauan Talaud resmi mengumumkan hasil Perolehan Suara Pilkada Serentak dan PSU Kecamatan Essang.

Dimana dalam pengumuman tersebut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Welly Titah – Anisa Gretsya Bambungan keluar sebagai sebagai peraih suara terbanyak Pilkada Talaud 2024 dan PSU Kecamatan Essang 2025.

Penetapan dan pengumuman ini disampaikan KPUD Talaud melalui Ketua KPU, Andri L. J. Sumolang dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemungutan Ulang Tingkat Kabupaten Serta Penetapan Hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Talaud 2024 Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi di Kantor KPU Talaud, Jumat (11/4/2025) di Aula KPUD Talaud.

“Kita baru bisa menetapkan pasangan calon terpilih usai menerima BRPK. KPU juga memiliki batas waktu 3 hari untuk bisa menetapkan pasangan calon kepala daerah yang tidak bersengketa di MK,” Ucap Sumolang.

Namun dalam rapat pleno tersebut yang dihadiri oleh LO dari keempat pasang calon, Pasangan Calon nomor urut 02 yang diwakili Suwempry Suoth dan Sujatmo Harendoli tidak menandatangani berita acara hasil pleno tingkat Kabupaten tersebut.

“Sama seperti pemilihan sebelumnya jika ada saksi yang tidak menandatangani (berita acara) proses ini tetap jalan dan tidak kita paksakan dan hasilnya tetap kita serahkan ke masing-masing paslon,”ungkap andri.

Menanggapi hal tersebut, Anto Bungangu yang menjadi perwakilan dari Paslon 03 Welly Titah – Anisa Gretsya Bambungan menegaskan bahwa pihaknya tidak khawatir karena menurutnya kemenangan WT – AGB adalah hasil dari kedaulatan rakyat.

“Pemilihan sudah dua kali dilaksanakan dan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 03 Welly Titah – Anisa Gretsya Bambungan tetap dinyatakan sebagai sebagai peraih suara terbanyak dan mendapatkan suara 21.144. dan itu menandakan masyarakat Talaud hari ini dan khususnya Kecamatan Essang sudah cukup dewasa dalam berpolitik dan berdemokrasi,” pungkas Bungangu

Berikut Hasil Perolehan Suara Pilkada Serentak di 18 Kecamatan ditambah dengan Hasil PSU Kecamatan Essang :

Paslon 01 MAP – AYS : 4.047

Paslon 02 IH – HM: 20.410

Paslon 03 WT – AGB : 21.144

Paslon 04 TW – JA: 8.000

Paslon 05 YOSA – ASB: 4.265

Jumlah Total suara : 58.569

Suara Tidak Sah : 703

Suara Sah : 57.866

Diketahui, perwakilan pasangan calon TW – JA tidak diperkenankan mengikuti pleno tersebut karena tidak memiliki surat penunjukan kuasa atau surat mandat yang ditandatangani oleh kedua calon.

Turut hadir dalam giat tersebut, Keempat Komisioner KPU Talaud yakni Jekman Wauda, Hilda Jein Palandung, Ahmad Faisal Tahir dan Boedirman, Bawaslu Talaud Glendy Dalope, Kapolres Kepulauan Talaud AKBP. Arie Sulistyo Nugroho, Sekretaris Daerah Talaud Yohanis B. K. Kamagi, Perwakilan Kodim 1312 Talaud, Perwakilan PN Melonguane, Perwakilan Kejaksaan Negeri Talaud, KIPP, dan Awak Media.

Continue Reading

Trending

× Kontak Redaksi