Manado
PLN UP3 Manado Didemo Warga, ini Penjelasan Tereima
MANADO, mediakotras.com – Suasana di Kantor PLN UP3 Manado siang itu nampak adem adem saja, tiba tiba dikejutkan dengan kedatangan puluhan warga yang mengatasnamakan masyarakat pengguna listrik tampak geram dan mencoba memaksa masuk ke area kantor. Beruntung, personel keamanan (Satpam) yang setiap waktu siaga di pos pintu masuk, langsung bergerak cepat dan membentuk barikade untuk menghalau aksi massa tersebut, Kamis (12/2/2026).
Kontan saja aksi ini menjadi tontonan dari warga sekitar yang kebetulan lewat didepan kantor PT PLN UP3 Manado.

Namun, kejadian ini bukanlah aksi unjuk rasa sungguhan. Rupanya, itu adalah bagian dari simulasi penanganan aksi unjuk rasa yang digelar PLN UP3 Manado dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Kegiatan yang berlangsung intens tersebut merupakan hasil kerja sama antara PLN UP3 Manado dan Polsek Sario, yang dalam pelaksanaannya dipimpin langsung oleh Aiptu Ronal Hinonaung. Simulasi ini sengaja dirancang senyata mungkin, mulai dari orasi massa, tekanan dari pendemo, hingga upaya negosiasi dan pengamanan oleh petugas.
Team Leader K3 PLN UP3 Manado, Denny Tereima, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan tanpa alasan.
“Ini adalah langkah antisipatif terhadap potensi gangguan yang mungkin terjadi di lingkungan kantor. Kami ingin memastikan bahwa setiap petugas keamanan sigap dan tahu persis apa yang harus dilakukan saat menghadapi situasi tekanan dari publik. Simulasi seperti ini perlu rutin dilakukan,” ujar Denny, pria yang dikenal hobi olahraga selam ini.
Menurutnya, pemahaman akan keselamatan kerja tidak hanya soal teknis kelistrikan, tetapi juga bagaimana menciptakan lingkungan kerja yang aman dari segala aspek, termasuk keamanan non-teknis.
Terpisah, Manager PLN UP3 Manado, Revi Aldrian, menegaskan bahwa simulasi ini adalah program rutin yang terus diasah.
“Kami tidak ingin kecolongan. Dengan simulasi ini, para Satpam dan seluruh pegawai kami dilatih untuk bersikap profesional, tetap tenang, namun tegas dalam menghadapi situasi genting. Kami berharap situasi seperti ini tidak benar-benar terjadi, tetapi jika terjadi, kami siap,” tegas Revi.

Simulasi berakhir dengan kondusif. Para “pendemo” yang diperankan oleh internal pegawai pun akhirnya membubarkan diri setelah negosiator dari PLN berhasil menjembatani komunikasi.
PLN UP3 Manado berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dan sistem pengamanan guna menjaga pelayanan tetap prima bagi seluruh pelanggan setia di wilayah Sulawesi Utara.(*)