Kesehatan
Kolaborasi BPJS Kesehatan dan Gojek Perluas Perlindungan JKN bagi Pengemudi
JAKARTA,mediakontras.com- BPJS Kesehatan bersama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (Gojek) memperkuat komitmen dalam melindungi pekerja sektor digital melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama.
Kolaborasi ini ditujukan untuk memastikan pengemudi mitra Gojek memperoleh akses yang berkelanjutan terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya menjawab tantangan perlindungan sosial di tengah berkembangnya ekonomi digital.
Program JKN dirancang untuk melindungi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang jenis pekerjaan.
Fokus pada Pekerja Berbasis Platform
Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, David Bangun, menekankan bahwa kehadiran BPJS Kesehatan adalah untuk seluruh elemen masyarakat, termasuk para pengemudi mitra.
“Para pengemudi mitra Gojek yang setiap hari bekerja di lapangan memiliki risiko kesehatan yang tidak terduga. Melalui kolaborasi ini, kami pastikan mereka dan keluarganya memperoleh perlindungan kesehatan yang setara,” ujar David dalam pernyataannya, Senin (12/1).
Ia menyoroti data kepesertaan JKN per 31 Desember 2025 yang telah mencapai 282,7 juta jiwa atau lebih dari 98% penduduk Indonesia.
Capaian ini menjadi modal penting untuk memperluas perlindungan kepada pekerja sektor informal dan berbasis platform digital.
“Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah yang sedang menyiapkan regulasi perlindungan bagi pekerja transportasi online, agar mereka memperoleh jaminan kesehatan secara berkelanjutan,” tambah David.
Kemudahan Layanan Digital JKN
Di era digital ini, BPJS Kesehatan telah mengembangkan berbagai kemudahan akses layanan.
David merinci beberapa fitur dalam Aplikasi Mobile JKN, seperti pengambilan nomor antrean online, perubahan data, pencarian faskes terdekat, hingga Skrining Riwayat Kesehatan.
“Peserta kini juga cukup menunjukkan NIK saat berobat untuk langsung dilayani, tanpa perlu membawa berkas fotokopi, selama status kepesertaan aktif,” jelasnya.
Komitmen Gojek untuk Ketenangan Mitra
Sementara itu, Direktur Operasional Gojek, Bambang Adi Wirawan, menyatakan kolaborasi ini sejalan dengan misi perusahaan yang bertumpu pada tiga pilar: mendengarkan, melindungi, dan menyelamatkan.
“Kerja sama ini masuk ke aspek melindungi. Dengan kolaborasi bersama BPJS Kesehatan, kami bisa memberikan jaminan kesehatan kepada mitra terbaik kami. Mereka bisa bekerja dengan lebih tenang dan nyaman,” ujar Bambang.
Ia mengakui bahwa kondisi kerja pengemudi yang menghadapi berbagai cuaca dan risiko di jalan membuat aspek kesehatan menjadi sangat krusial.
Lebih lanjut, Bambang mengumumkan komitmen konkret bagi mitra terpilih: “Bagi Mitra Juara Gojek atau mitra dengan kinerja terbaik dan berstatus full time, iuran BPJS Kesehatan akan kami tanggung setiap bulan. Tujuannya agar mereka tidak khawatir terhadap biaya tak terduga saat jatuh sakit.”
Kolaborasi strategis antara BPJS Kesehatan dan Gojek ini diharapkan dapat menjadi model bagi perusahaan platform digital lainnya dalam turut serta memperkuat sistem jaminan sosial nasional, khususnya bagi pekerja gig economy di Indonesia.(*)