Connect with us

Berita

Eugenie Mantiri Kritisi Kegiatan Teknologi Tepat Guna Dinas PMD Sulut

Published

pada

1768871834056

Manado. Mediakontras. com – Rapat dengar pendapat (RDP) Komisi I DPRD Sulut, bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Utara, Senin (19/02/2026).

Rapat dipimpin Ketua Komisi I DPRD Sulut, Braien Waworuntu didampingi Wakil Ketua Rhesa Waworuntu dan Sekretaris Julitje Maringka serta anggota Hillary Tuwo fan Eugenie Mantiri.

Ketua Komisi I DPRD Sulut, Braien Waworuntu, menjelaskan bahwa RDP tersebut bertujuan untuk mendengarkan pemaparan rencana program Dinas PMD untuk tahun anggaran 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Eugenie Mantiri menanyakan manfaat Teknologi Tepat Guna (TTG) bagi masyarakat.

“Kegiatan apa saja yang sudah dilaksanakan,
jika mengeluarkan uang dan tidak ada untung bagi masyarakat untuk apa dilakukan,” ujarnya.

Kadis PMD Sulut, Darwin Muksin menjawab, manfaat bagi masyarakat langsung secara digitalisasi.

Ia menambahkan melalui Kabid, pada tahun
2025 tidak ada pelaksanaan kegiatan nasional, karena dana yang disediakan terbatas, dampak dari efisiensi anggaran.

Untuk tahun 2026 ini, belum ada kepastian pelaksanaan Konsultasi Teknologi Tepat Guna tingkat nasional, karena masoh efisiensi anggaran.

Eugenie mengemukakan, mengapa dianggarkan kembali, sedangkan tidak ada lagi kegiatan nasional yang dilaksanakan dan dampaknya bagi masyarakat.

Darwin menjelaskan, kegiatan dianggarkan untuk
menghubungi pihak kabupaten/kota dan mengimbau bersama – sama untuk ambil bagian dalam TTG nasional.

Eugenia menyatakan, di tingkat nasional nanti apakah hanya ambil bagian dalam pameran? Ataukah ada alat yang dibuat dalam pameran itu?

Kembali Darwin menjelaskan, dalam pameran tersebut ada desa yang menciptakan alat produk teknologi, kemudian di bawah ke tingkat nasional.

Srikandi PDIP ini pun memberikan saran agar mendorong salah satu desa menciptakan alat dari salah satu kabupaten/kota. Jika sudah ada harus diperjuangkan, dengan menjelaskan kebutuhan serta manfaat bagi masyarakat.

“Jadi meskipun efisiensi, jika mendesak untuk dilakukan dapat dianggarkan karena demi kepentingan masyarakat, ” ungkapnya

Ia pun menginbau agar dana yang dialokasikan untuk TTP sebesar Rp 70 juta ini dapat dimanfaatkan dengan baik. “Jangan dianggarkan jika tidak bermanfaat bagi masyarakat, tuturnya.

Darwin pun menyatakan, untuk teknologi alat dan dana sangat minim di Sulut sehingga sulit untuk bersaing dengan daerah lain. (Chae)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUT TOMOHON
116 Kotamobagu
Pemenang CIMB Niaga
Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */