Talaud
‘Desember Kelabu’ Bagi PNS Dinkes Talaud, Gaji Dipenghujung Tahun 2025 Tak Kunjung Datang
MELONGUANE, mediakontras.com — Pegawai Negeri Sipil Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Talaud belum akan menerima pembayaran gaji bulan Desember Tahun 2025.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Talaud, dr. Susanti O. Essing, M. Kes saat dikonfirmasi sejumlah awak media, Rabu (3/12/2025).
Menurutnya, keterlambatan ini terjadi karena adanya kekurangan alokasi anggaran pada komponen gaji dan tunjangan, padahal para pegawai memiliki banyak kebutuhan menjelang periode Natal dan Tahun Baru.
“Anggaran untuk pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) aman. Yang mengalami kekurangan anggaran adalah untuk PNS lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Talaud, termasuk Rumah Sakit dan Puskesmas,” Tukas dr. Susanti.
Ditambahkannya, penunandaan pembayaran gaji Pegawai Negeri Sipil khusus Dinas Kesehatan Talaud terjadi karena adanya penambahan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang mulai bertugas pada Juli 2025. Sementara itu, dasar penetapan anggaran gaji yang disusun oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) ditata pada September 2024.
“Anggarannya jadi tidak mencukupi karena ada CPNS yang masuk tahun 2025, sementara dasar anggaran gaji telah ditata sejak tahun 2024,” jelas dr. Essing.
Kepala Dinas Kesehatan pun mengakui kalau dalam rekening belanja Dinas Kesehatan masih terdapat sisa anggaran, namun anggaran tersebut tidak dapat dipindah-pindahkan karena terikat pada pos belanja tertentu tanpa adanya perubahan resmi.
“Saat ini, pihak kemi sudah melakukan konfirmasi dan berkoordinasi dengan Kepala BPKAD, Paul Dimpudus, untuk mencari solusi pembayaran gaji PNS. Kami telah menanyakan kepada Kepala BPKAD terkait jalan keluar atau solusi pembayaran gaji PNS, apakah gaji akan dibayarkan secara manual atau melalui mekanisme lain,” pungkasnya.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kepulauan Talaud, Paul Dimpudus ketika dikonfirmasi via WhatsApp melalui nomor 0813******12 belum kunjung memberikan keterangan resmi.