Tomohon
Dari Zero to Hero: Menyala Tomohon, Wali Kota Loby Menteri PKP Minta Tambah Kuota
TOMOHON,mediakontras.com – Program pemerintah pusat 3 juta rumah yang menjadi bagian prioritas nasional RPJM 2025-2029, yang menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui skema pembiayaan seperti kredit usaha rakyat perumahan dan FLPP ikut menjadi berkah bagi Kota Tomohon.
Dimana, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang mengalokasikan bantuan untuk Sulut sebesar 15 ribu rumah, Kota Tomohon mendapatkan 504 unit tahun 2026. Ini angka yang luar biasa. Karena pada tahun 2025 tidak mendapatkan bantuan tersebut.
Hal ini dikatakan langsung Menteri PKP Maruarar Sirait bersama dengan Mendagri Muhammad Tito Karnavian yang tadi malam datang melihat langsung rumah bantuan subsidi serta penyerahan serah terima kunci di Perumahan Grazia Residence II, Kamis (9 /4 ).
“ Manyala Tomohon, “ ujar Abang Ara sapaan akrab Menteri PKP dihadapan Wali Kota Tomohon Caroll Senduk dan Wakil Walikota Sendy Rumajar dan disaksikan warga yang memenuhi kawasan perumahan tersebut.

Wali Kota Caroll Senduk sendiri dihadapan Menteri langsung mengajukan permohonan tambahan bantuan. Mengingat, saat ini dari total dari 25 ribu rumah ternyata masih ada 10 ribu Kepala Keluarga (KK) yang belum memiliki rumah sendiri . Kesenjangan tersebut membuat beberapa tahun ini Pemkot membuat program perbaikan kualitas rumah tidak layak huni.
“Kalau bisa ditambah pak Menteri,” kata Walikota pilihan rakyat tersebut.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Sendy Rumajar ketika diberikan kesempatan oleh Menteri , melaporkan kalau kondisi di Kota Tomohon masih banyak kendala bagi warga untuk mendapatkan bantuan tersebut. Dimana hal yang paling mendasar adalah kepemilikan lahan sendiri yang menjadi salah satu syarat untuk bisa mendapatkan bantuan.
Gayungpun bersambut. Menteri PKP Maruarar Sirait langsung menyatakan pihaknya menunggu kesiapan pemerintah kota untuk mengusulkan tambahan jika diperlukan.Apalagi dirinya sebagai Ketua Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) plus sebagai Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman. “Kalau masih ada kebutuhan, silahkan usulkan kami siap tambahi,” ujarnya dengan nada serius.

Menteri PKP, Maruarar Sirait, sendiri dalam kunjungan tersebut sepertinya tidak mau dengan acara yang formal. Hal ini terlihat begitu sampai di lokasi perumahan Grazia Residence 2 bersama rombongan, langsung talk show dengan para penghuni yang menerima bantuan tersebut.
Dalam sesi dadakan tersebut Menteri PKP berusaha memprovokasi penghuni tentang kualitas bangunan rumah serta kenyamanan. Hasilnya, tak ada satupun penghungi yang terpengaruh,” Kami aman dan nyaman tinggal di sini pak Menteri,” begitu kata salah satu penghuni.
Kontan saja, Manteri pun langsung mengalah dan bahkan langsung memberikan pujian kepada PT Garda Bangun Sejahtera sebagai pengembang Grazia Residence.
“Wah, tepuk tangan untuk pengembangnya. Hebat. Kalau begitu, Greysia tambah bangun rumah yang banyak lagi untuk masyarakat Tomohon,” pinta Maruarar.
Sementara, Greysia Polii sebagai pemilik, bersama suami Felix Djimin serta Direktur PT Garda Bangun Sejahtera, Adi Sucipto, ketika diwawancara soal pujian yang disampaikan Menteri PKP, mengaku bersyukur.
“Tentu kita bersyukur. Yang pasti, kita terus berikan yang terbaik untuk masyarakat. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Pak Menteri PKP, Maruarar Sirait yang sudah datang ke Grazia Residence Tomohon,” tukasnya.
Kedatangan Mentari PKP dan Mendagri bersama rombongan disambut Walikota Tomohon, Caroll Senduk dan Wakil Sendy Rumajar beserta jajaran Forkopimda.(*)