Ekonomi
CIMB Perkuat Fokus Segmen Affluent di Kawasan ASEAN Lewat Strategi Forward30
JAKARTA, mediakontras.com – CIMB Group Holdings Berhad (CIMB Group) berkomitmen memperluas kehadirannya pada segmen affluent dan wealth yang berkembang pesat di kawasan ASEAN. Langkah ini merupakan bagian dari strategi Forward30 guna memperkuat basis dana simpanan sekaligus memperluas peluang cross-sell Perseroan.
Ekspansi bisnis pada segmen nasabah affluent dan pengelolaan kekayaan (wealth management) dengan proposisi berbasis konsultasi, digitalisasi, dan kemitraan strategis.
CIMB Group Holdings Berhad, PT Bank CIMB Niaga Tbk, dengan pernyataan dari CEO Group Consumer Banking CIMB Haniz Nazlan dan Presdir CIMB Niaga Lani Darmawan.
Strategi disampaikan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Selasa (7/4/2026). Peluncuran CIMB Private Wealth di Indonesia telah dilakukan Januari 2026, menyusul Malaysia pertengahan 2026.
Seluruh kawasan ASEAN, dengan penguatan khusus di Indonesia (melalui CIMB Niaga) dan Singapura sebagai hub wealth regional.
Segmen affluent di ASEAN diperkirakan tumbuh 5-6 persen per tahun hingga mencapai 65-70 persen dari total populasi pada 2030, didorong peningkatan pendapatan, kewirausahaan, dan penciptaan kekayaan lintas generasi.
CIMB berinvestasi pada portofolio review berbasis wawasan, wealth event terkurasi, analisis pasar oleh Chief Investment Office (CIO), layanan Relationship Manager personal, serta penguatan kapabilitas digital dengan kecerdasan buatan (AI).
Haniz Nazlan, CEO Group Consumer Banking CIMB, menargetkan peningkatan Wealth Asset Under Management (AUM) serta pendapatan wealth dan cross-sell pada 2030, dengan mempertahankan kontribusi Non-Interest Income (NOII) sebesar 33-34 persen.
Per Desember 2025, strategi ini menunjukkan hasil positif dengan total deposito tumbuh 5,4 persen year-on-year (YoY) menjadi RM524,4 miliar dan dana murah (CASA) tumbuh 1,6 persen YoY menjadi RM224,1 miliar.
Lani Darmawan, Presdir dan CEO PT Bank CIMB Niaga Tbk, menegaskan Indonesia masih menjadi pasar potensial jangka menengah-panjang di segmen affluent, dengan pertumbuhan kekayaan melampaui rata-rata ASEAN. “Peluncuran CIMB Private Wealth menjadi wujud komitmen kami mendampingi nasabah membangun serta mengelola kekayaan jangka panjang yang berkelanjutan,” ujarnya.
CIMB Private Wealth di Indonesia dirancang untuk nasabah high net-worth dengan total saldo gabungan mulai dari Rp5 miliar. Ke depan, CIMB meyakini lanskap kekayaan ASEAN masih dapat dikelola secara struktural, menciptakan peluang signifikan bagi bank regional dengan jaringan lokal kuat dan kapabilitas konsultasi. (*)