Manado
PLN ULP Manado Selatan All Out Amankan Pasokan Listrik saat Peringatan Peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946
MANADO, mediakontras.com – Demi menyukseskan hajatan besar masyarakat, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Manado Selatan tampil all out dengan mengerahkan tim khusus untuk memastikan pasokan listrik tetap andal dan tanpa kedip (zero down time) dalam perayaan Peringatan Peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Koni, Manado, ini merupakan momen bersejarah untuk mengenang aksi heroik perebutan kekuasaan dari Belanda oleh para pejuang Indonesia di Sulawesi Utara. Antusiasme masyarakat yang tinggi dalam acara puncak peringatan tentunya membutuhkan dukungan infrastruktur kelistrikan yang maksimal.

Manajer PLN ULP Manado Selatan, Reagen Jacobis, yang langsung memimpin tim di lapangan, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi sejak jauh-jauh hari.
“Kami telah menyiapkan genset guna mendukung acara akbar ini,” ujar Jacobis kepada mediakontras.com di lokasi kegiatan, Jumat (14/2/2025).
Ia menambahkan bahwa selain menyiagakan genset sebagai sumber cadangan, tim teknis juga diterjunkan untuk memantau secara langsung kondisi jaringan dan gardu listrik di sekitar lokasi acara.
“Kami telah mengantisipasi dengan menurunkan tim dan peralatan berupa genset untuk memastikan bahwa pada acara puncak, pasokan listrik tetap aman dan stabil. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk mendukung kelancaran setiap kegiatan masyarakat, terlebih ini adalah acara yang sarat akan nilai sejarah dan nasionalisme,” tegasnya.
Mengenang Sejarah Peristiwa 14 Februari 1946
Peringatan ini digelar untuk mengenang Peristiwa Merah Putih 14 Februari 1946 di Manado. Peristiwa heroik ini merupakan aksi perebutan kekuasaan dari tangan Belanda (NICA) oleh para pejuang Indonesia di Sulawesi Utara. Dipimpin oleh Ch. Ch. Taulu dan S.D. Wuisan, para tentara KNIL pribumi bersama dengan rakyat berhasil menyerbu tangsi militer Teling, menawan serdadu NICA, dan mengibarkan bendera Merah Putih sebagai simbol tegaknya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dengan hadirnya pasokan listrik yang andal dari PLN, rangkaian acara peringatan di Lapangan Koni berjalan khidmat dan lancar, memungkinkan masyarakat untuk bersama-sama bernostalgia dan meneladani semangat juang para pahlawan.(*)