Minahasa Selatan
Kajari Amurang Tabuh Genderang Perang : Janjikan Kejutan Besar Kasus Korupsi di 2026
AMURANG,mediakontras.com – Komitmen pemberantasan korupsi di wilayah hukum Minahasa Selatan (Minsel) dan Minahasa Tenggara (Mitra) memasuki babak baru yang lebih agresif. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Amurang, Albertus Roni Santoso SH MH, menegaskan tidak akan memberi ruang bagi para “tikus kantor” yang berani menyentuh uang negara.
Dalam sebuah pertemuan hangat namun sarat ketegasan di Gazebo Kejari Amurang, Jumat (23/01/2026), Albertus Roni Santoso menyampaikan pesan eksplisit : Tahun 2026 adalah tahun penindakan.
Menurutnya, lolaborasi Strategis Pers Sebagai “Mata dan Telinga Jaksa. Menyadari bahwa pemberantasan korupsi membutuhkan daya jangkau yang luas, Kajari Amurang secara khusus menggandeng awak media sebagai mitra strategis. Baginya, jurnalis bukan sekadar pelapor berita, melainkan instrumen pengawasan yang krusial.
“Saya minta rekan-rekan wartawan jangan segan-segan. Berikan kami informasi valid terkait indikasi tindak pidana korupsi. Kami terbuka, kami tidak anti-kritik. Justru kritik dari pers adalah cermin bagi kinerja kami agar tetap lurus,” tegas Albertus di hadapan para kuli tinta.
Tidak Ada Kata Masuk Angin. Menjawab keraguan publik mengenai integritas penanganan kasus, Kajari Amurang memastikan bahwa institusinya berdiri tegak di atas hukum. Ia menjamin bahwa setiap laporan yang didukung fakta kuat dan memenuhi unsur pidana akan diproses tanpa pandang bulu.
“Komitmen kami jelas: Berantas semua! Tidak ada kata ‘masuk angin’ dalam penanganan korupsi, baik di Minsel maupun Mitra,” serunya dengan nada bicara yang mantap.
Ada “Surprise” Besar Menanti
Yang paling menarik perhatian, Kajari membocorkan bahwa pihaknya tengah bergerak dalam senyap untuk membongkar penyimpangan anggaran negara. Ia mengisyaratkan akan ada gebrakan hukum yang signifikan dalam waktu dekat.
“Tahun 2026 ini akan ada surprise menarik dalam hal penindakan. Jika informasi sesuai fakta, kami pastikan langkah hukum mulai dari penyelidikan hingga penyidikan akan berjalan tegak lurus,” tambahnya.
Dukungan Tim Internal yang Solid
Dalam pertemuan tersebut, Kajari tidak sendirian. Ia didampingi oleh jajaran intinya yang siap mengeksekusi instruksi penegakan hukum, di antaranya :
Sonny Arvian Hadi Purnomo (Kasi Intel), Ibu Rumenta (Kasubsie Pratut Pidum), Ibu Gabriella (Jaksa Fungsional Datun), Pak Abi (Kasubsie Dik Pidsus)
Kehadiran para pejabat teras Kejari ini seolah mempertegas bahwa mesin penegakan hukum di Minsel-Mitra sedang dalam kondisi panas dan siap bertindak. Kini, publik menanti janji “kejutan” yang ditiupkan dari Gazebo Amurang tersebut. Apakah aktor-aktor besar akan segera mengenakan rompi merah muda? Kita tunggu tanggal mainnya. (hyr)