Olahraga
Clarissa Icha Thomas: Setter Muda Kebanggaan Falcons Medan di Proliga 2026
Pontianak, mediakontras.com – Menjadi bagian dari skuat Falcons Medan di Proliga 2026 adalah kebanggaan tersendiri bagi atlet muda Clarissa Thomas.
Atlet yang memulai kariernya di BJE Sulut ini mengaku perjalanan menuju panggung bergengsi tersebut penuh dengan lika-liku dan perjuangan.
“Proses yang dilalui untuk tampil di ajang bergengsi bukan semudah membalikkan telapak tangan. Butuh ketekunan dan keuletan,” tutur Icha, sapaan akrabnya, kepada mediakontras.com usai sesi pertandingan perdana Proliga 2026 di Pontianak.

Perjalanan karirnya dimulai dari klub Bright Jos Elektrik (BJE) Sulut. Momen tersebut menjadi kenangan tak terlupakan bagi Icha.
“Dibentuk sebagai atlet voli oleh pelatih bertangan dingin BJE Sulut, Joko Susanto, menjadi goresan awal bagi saya mengenal bola voli,” ujarnya.
Dari pemula, ia beranjak menjadi atlet junior dan memperkuat BJE Sulut di tingkat daerah. Tekadnya tak pernah surut.
Icha memutuskan hijrah ke Bandung untuk memperdalam ilmu bola voli di klub Wahana. Keputusan itu membuahkan hasil manis.
Pada kejuaraan nasional U-15 tahun 2025, ia berhasil meraih predikat Pemain Terbaik dan Setter Terbaik serta meraih medali Emas Porprov Jabar 2025.
“Sebuah prestasi yang bukan kebetulan, tapi hasil dari tekad dan keinginan kuat untuk menjadi atlet voli nasional,” tegas Icha.
Prestasi dan bakatnya menarik perhatian Sugiyama, pelatih nasional Indonesia yang kini menukangi Falcons Medan.
Terpikat dengan gaya bermain dan skill Icha, Sugiyama pun memberikan kepercayaan. Dalam Proliga 2026 di Pontianak ini, Icha sering dipasang sebagai setter yang bertugas mengatur serangan dan memberikan umpan kepada para seniornya.
“Ini adalah kebanggaan tersendiri,” kata Icha tentang kepercayaan yang diberikan pelatih.
Kepercayaan itu coba dibuktikannya di setiap pertandingan. Di balik penampilannya, Icha menyimpan keyakinan mendalam.
“Saya yakin bahwa kekuatan yang ada dalam diri ini adalah pemberian dari Tuhan Yesus, sehingga saya bisa tampil, sekalipun sebagai atlet termuda di Falcons Medan,” ungkapnya.
Kehadiran Clarissa Thomas menjadi sinyal kuat regenerasi dan masa depan bola voli Indonesia yang cerah. Perjalanannya dari BJE Sulut hingga Proliga bersama Falcons Medan menjadi inspirasi bagi atlet muda lainnya.
Bagi Icha, memberikan yang terbaik bagi klubnya adalah komitmen utama. Namun, ia tetap rendah hati. Lewat mediakontras.com, Icha menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Rasa bangga ini tak lupa saya ucapan terima kasih kepada Pelatih Joko Susanto yang telah membentuk saya jadi seperti saat ini, dan tentu kepada kedua orang tua yang selalu mendukung karier saya hingga bisa sampai di titik ini, yaitu Proliga 2026 bersama Falcons Medan,” pungkas putri dari pasangan Krispen M. Thomas dan Yuliana Y. Thomas.(*)