Ekonomi
Transformasi Digital Pegadaian Kian Melesat, Transaksi Digital Tumbuh Empat Kali Lipat Sepanjang 2025
JAKARTA,mediakontras.com – PT Pegadaian (Persero) menegaskan komitmennya dalam transformasi digital dengan mencatatkan pencapaian gemilang sepanjang tahun 2025. Transaksi digital perusahaan tumbuh lebih dari empat kali lipat, menandai fase akselerasi setelah sebelumnya memperkuat fondasi digital.
Data menunjukkan, pada 2024 Pegadaian membukukan 8,02 juta transaksi digital dari 1,34 juta nasabah aktif melalui aplikasi Pegadaian Digital dan Pegadaian Syariah Digital. Fondasi ini melesat signifikan pada 2025, dengan transaksi digital melampaui 34 juta transaksi atau tumbuh sekitar 324% secara tahunan (Year-on-Year/YoY). Basis nasabah aktif digital tahunan juga meroket 244% YoY menjadi lebih dari 4,6 juta nasabah.
“Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik dan adopsi luas masyarakat terhadap layanan keuangan digital kami,” ungkap Direktur TI & Digital PT Pegadaian, Yos Iman Jaya Dappu, dalam siaran pers, Selasa (9/1).
Akselerasi ini semakin dikokohkan dengan kehadiran aplikasi Tring!, platform terintegrasi yang menggabungkan dua aplikasi sebelumnya. Diluncurkan Oktober 2025, Tring! telah menarik lebih dari 3 juta nasabah on boarding dengan nilai transaksi kumulatif menembus Rp21 triliun.
“Platform ini menjadi tulang punggung transformasi digital kami, memberikan pengalaman yang lebih sederhana dan terpadu bagi nasabah,” tambah Yos.
Tingkat kepuasan pengguna tercermin dari rating aplikasi yang konsisten di atas 4,0 baik di platform Android maupun iOS, menunjukkan stabilitas sistem dan kemudahan fitur yang dihargai nasabah.
Dampak Positif Hingga Wilayah Timur
Pertumbuhan ini tidak hanya terjadi di pusat, tetapi juga merata hingga ke wilayah timur Indonesia. Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil V Manado, Pratikno, menyatakan bahwa peningkatan transaksi digital menjadi indikator kuat kepercayaan masyarakat di wilayah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Maluku Utara, hingga Papua.
“Ini sekaligus membuktikan kesiapan insan Pegadaian di timur Indonesia dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses layanan keuangan yang inklusif,” ujar Pratikno.
Komitmen Berkelanjutan dan Inovasi di 2026
Memasuki tahun 2026, Pegadaian berkomitmen melanjutkan transformasi digital secara prudent dan berkesinambungan. Sebagai wujud nyata, pada Januari 2026 Pegadaian merilis pembaruan aplikasi Tring! versi 8.3.0.
Pembaruan ini menghadirkan berbagai fitur strategis, seperti:
· Kemudahan pembayaran gadai untuk pihak lain, membantu transaksi untuk kerabat.
· Opsi pembayaran gadai titipan emas, memperluas solusi penyelesaian transaksi logam mulia.
· Peningkatan fleksibilitas transaksi mikro, memudahkan pelaku usaha kecil mengakses pendanaan secara efisien.
“Melalui visi sebagai The Leader in the Gold Ecosystem and Digital Growth Inclusion, kami akan terus fokus pada peningkatan kualitas layanan dan keandalan sistem. Tujuannya, mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat dan memperluas akses keuangan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” tutup Yos Dappu.
Dengan capaian dan inovasi berkelanjutan ini, Pegadaian semakin mempertegas posisinya sebagai pelaku utama dalam ekosistem finansial digital Indonesia, menjembatani layanan keuangan berbasis barang bergerak dengan teknologi masa kini.(*)