Berita
Tangan Dingin Yulius Selvanus Membawa Perkembangan Signifikan untuk Kebudayaan di Sulut
Manado. Mediakontras. com – Seniman dan Budayawan Sulawesi Utara bertatap muka dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,Rabu (26/11/25).
Dalam kesempatan tersebut seniman senior Sulut, Eric Dajoh, menilai kepemimpinan Gubernur Yulius sebagai pemimpin yang bekerja lebih banyak daripada berbicara.
“Pak Gubernur adalah pemimpin yang sedikit bicara banyak bekerja dan nyata kami menyaksikan di lapangan demikian,” ujarnya.
Kerjanya nyata, dapat dilihat dari perkembangan di sektor kebudayaan selama kepemimpinan Yulius berjalan cepat dan nyata.
Sejumlah langkah strategis, seperti percepatan renovasi Museum Negeri Sulut, pemanfaatan Gedung Pramuka sebagai galeri seni, bahkan penataan kembali Gedung Kesenian Pingkan Matindas yang telah puluhan tahun terbengkalai.
“Beliau bukan tipe pemimpin yang suka menunda. Janji langsung direalisasikan dengan pekerjaan,” ujarnya.
Selain itu, dukungan terhadap komunitas seni juga tampak dari kebijakan gubernur memberikan gedung eks kantor PT Membangun Sulut Hebat (MSH) sebagai pusat kegiatan seniman dan budayawan, lengkap dengan fasilitas mini teater.
Senada diungkapkan Alfred Pontolondo. Menurutnya, langkah tersebut sebagai bukti bahwa gubernur bekerja tanpa mencari panggung.
“Tanpa banyak diberitakan, beliau sudah menyediakan rumah bagi gerakan seni kita. Itu komitmen yang tidak bisa dipungkiri,” ujar Alfred.
Menteri Kebudayaan Fadli Zond mengingatkan kekuatan budaya merupakan soft power penting bagi bangsa. Ia pun mendorong pegiat seni dan budaya Sulut untuk mengakses Dana Abadi Kebudayaanyang telah disiapkan oleh kementerian.
“Manfaatkan fasilitas yang tersedia. Lengkapi persyaratan dengan baik dan gunakan dana itu untuk mengembangkan karya maupun komunitas,” tuturnya.(Chae)