Kesehatan
Sulut Raih UHC Award 2026, Cakupan JKN Capai 99,1 Persen
MANADO,mediakontras.com – Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan pemerintah daerah dalam memperluas akses kesehatan masyarakat mendapat pengakuan nasional. Dalam ajang UHC Awards Tahun 2026, Sulut berhasil menyabet penghargaan kategori Pratama atas dukungannya terhadap perluasan kepesertaan dan keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Tidak hanya provinsi, lima kabupaten/kota di wilayah kerja Kantor Cabang Utama (KCU) Manado BPJS Kesehatan juga meraih penghargaan kategori Madya.
Kelima daerah tersebut adalah Kabupaten Minahasa Utara, Kota Bitung, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (SITARO), Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan mereka memenuhi kriteria Universal Health Coverage (UHC), khususnya dalam menjaga tingkat keaktifan peserta JKN sesuai target nasional.
Data per 31 Desember 2025 menunjukkan capaian yang sangat membanggakan. Cakupan kepesertaan JKN di Sulut telah mencapai 99,1% dari total penduduk sebanyak 2.631.346 jiwa, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 81,4%. Angka ini mencerminkan upaya serius pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan yang menyeluruh.
Berikut rincian capaian keaktifan peserta JKN di lima daerah peraih penghargaan Madya:
1. Kabupaten Minahasa Utara: 205.944 jiwa (89,3% dari total penduduk)
2. Kota Bitung: 203.088 jiwa (93,7% dari total penduduk)
3. Kabupaten SITARO: 60.854 jiwa (86,9% dari total penduduk)
4. Kabupaten Kepulauan Sangihe: 128.514 jiwa (94,5% dari total penduduk)
5. Kabupaten Kepulauan Talaud: 80.878 jiwa (80,2% dari total penduduk)
Kepala KCU Manado BPJS Kesehatan, Betsy M. O. Roeroe, menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah sinergi berkelanjutan antara BPJS Kesehatan dan seluruh pemerintah daerah di Sulut.
“Capaian Universal Health Coverage di Provinsi Sulawesi Utara merupakan hasil nyata dari komitmen dan kolaborasi yang kuat. Keberhasilan ini menunjukkan keseriusan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan yang adil dan merata melalui Program JKN,” ujar Betsy.
Ia berharap, UHC Award 2026 dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus menjaga keberlangsungan kepesertaan aktif sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi peserta JKN.
“Penghargaan ini menjadi pemacu semangat untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan Program JKN demi terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera,” tutup Betsy.
Pencapaian ini menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan BPJS Kesehatan berhasil mewujudkan perlindungan kesehatan yang berkelanjutan dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Utara.(*)