Connect with us

Sangihe

Jelang Idul Fitri, Bupati Sangihe Pantau Pasar Petta. Harga Stabil, Fasilitas Pasar jadi Perhatian

Redaksi

Published

pada

By

4bd0ebd0 7138 486c b510 ee20eaab9719

SANGIHE,mediakontras.com — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Bupati Kepulauan Sangihe  Michael Thungari, S.E., M.M.,melakukan pemantauan langsung kondisi Pasar Petta di Kecamatan Tabukan Utara, Selasa (17/3/2026).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok serta kestabilan harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Dalam pemantauan tersebut, orang nomor satu  di kabupaten kepulauan tersebut menegaskan  bahwa secara umum harga bahan pokok dan ketersediaan barang di Pasar Petta masih dalam kondisi aman dan stabil.

Namun demikian, sejumlah pedagang juga menyampaikan keluhan terkait kondisi sarana dan prasarana pasar. Beberapa fasilitas dinilai perlu segera diperbaiki, seperti atap pasar yang bocor, kondisi jalan yang becek, serta sebagian area yang mulai amblas.

“Dari hasil pemantauan, harga dan stok barang masih aman dan stabil. Hanya saja ada beberapa keluhan pedagang terkait sarana prasarana pasar, seperti atap yang bocor dan jalan yang becek. Sebagian sudah kami inventarisir dan besok bisa langsung diperbaiki, sementara yang membutuhkan penanganan lebih akan kami kaji dari sisi anggarannya,” ujar Bupati.

Selain itu, para pedagang juga mengeluhkan adanya aktivitas berjualan di lokasi yang tidak semestinya sehingga mengganggu ketertiban pasar. Menanggapi hal tersebut, Bupati mengatakan penertiban akan menjadi perhatian pemerintah kecamatan bersama aparat terkait.

“Tadi juga ada keluhan pedagang yang berjualan tidak pada tempatnya. Nanti itu menjadi urusan Camat, Kapolsek dan Satpol PP untuk melakukan penertiban, kemungkinan setelah Lebaran,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, muncul pula usulan dari para pedagang agar aktivitas pasar lebih difokuskan di Pasar Petta. Menurut Bupati, usulan tersebut dinilai baik dan akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah.

Ia menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Sangihe belum menerima Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari aktivitas pasar di Naha karena banyak pedagang berjualan di luar lokasi milik pemerintah. Sementara lokasi pasar milik Pemda di Naha juga belum sepenuhnya selesai sehingga belum menjadi dasar penarikan retribusi.

Bupati juga menilai Pasar Petta memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi pasar harian, seperti yang telah diterapkan di Pasar Tamako.

“Saya pikir Pasar Petta sudah layak untuk menjadi pasar setiap hari seperti di Tamako. Ini tentu akan kita kaji lebih lanjut,” pungkasnya.(putri)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */