Connect with us

Sangihe

Ini Tuntutan Ratusan Nakes dan Dokter Spesialis Dalam Aksi Demo

Redaksi

Published

pada

By

974b622a 44bb 475b bced b111be790c96

SANGIHE,mediakontras.com  –  Perwakilan dokter spesialis dan ratusan  tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Liunkendage Tahuna menggelar aksi demonstrasi damai di Kantor DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, pada Senin (2/2/2026).

‎‎Aksi tersebut dilakukan untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan tuntutan terkait hak serta kesejahteraan tenaga kesehatan.

‎‎Perwakilan dokter spesialis dan nakes RSUD Liunkendage Tahuna, dr. Ceni Polakitang, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kekecewaan atas sejumlah kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada tenaga kesehatan.

‎‎“Kami sudah lama bekerja dan mengabdi di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Apa yang kami sampaikan hari ini adalah hak kami sebagai tenaga kesehatan yang ingin mendapatkan keadilan,” ujar dr. Ceni Polakitang mewakili aspirasi nakes.c

5b744773 5a38 4df1 9473 90235f56a2f8
Para wakil rakyat di DPRD Sangihe saat menerima aspirasi dari para tenaga medis

‎‎Ia menyampaikan, terdapat tiga tuntutan utama yang menjadi fokus aksi para nakes. Pertama, menolak biaya perhitungan unit cost sebesar Rp100 juta yang dinilai memberatkan.

‎‎“Kami menolak biaya perhitungan unit cost Rp100 juta. Anggaran tersebut seharusnya dialihkan untuk pembelian obat-obatan demi pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

‎‎Tuntutan kedua adalah penolakan terhadap perubahan pembagian jasa pelayanan yang sebelumnya telah disepakati secara internal dan dibahas bersama DPRD.

‎‎“Jangan mengubah pembagian jasa pelayanan yang sudah kami sepakati bersama dan sudah dibahas dalam rapat dewan,” lanjut dr. Cheni.

‎‎Selain itu, para nakes juga menuntut kesetaraan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi paramedis RSUD Liunkendage dengan paramedis yang bertugas di puskesmas.

‎‎“TPP paramedis RSUD harus disamakan dengan TPP paramedis di puskesmas. Kami bekerja dengan tanggung jawab yang sama besar,” katanya.

‎‎Para tenaga kesehatan berharap pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe dapat mendengar dan menindaklanjuti tuntutan mereka.

‎‎“Kami berharap pemerintah dan DPRD tidak menutup mata terhadap jerih lelah kami sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan,” tutup dr. Ceni Polakitang.

‎Aksi demonstrasi berlangsung tertib dan mendapat pengamanan dari aparat kepolisian.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUT TOMOHON
116 Kotamobagu
Pemenang CIMB Niaga
Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */