Connect with us

Berita

Hadapi Tantangan Ekonomi Global Inflasi Sulut Tetap Terkendali

Published

pada

IMG 20260402 WA0033

Manado. Mediakontras. com – Data terbaru yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada 1 April 2026, Provinsi Sulawesi Utara mencatatkan performa ekonomi yang stabil di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus. Di tengah tantangan ekonomi global dan nasional, Sulawesi Utara berhasil menjaga tingkat inflasi tetap rendah dan terkendali, bahkan menjadi yang terendah di seluruh wilayah Pulau Sulawesi.

Pencapaian Indikator Inflasi
Pada Maret 2026, Provinsi Sulawesi Utara mencatatkan angka inflasi sebagai berikut;

  • Inflasi Month-to-Month (m-to-m): Tercatat sebesar 0,25%. Angka ini menunjukkan stabilitas harga yang baik dibandingkan dengan rata-rata inflasi nasional yang berada di angka 0,41%.
  • Inflasi Year-on-Year (y-on-y): Tercatat sebesar 2,20%. Capaian ini menempatkan Sulawesi Utara sebagai provinsi dengan inflasi tahunan terendah di Regional Sulawesi. Sebagai perbandingan, provinsi lain di Sulawesi seperti Sulawesi Selatan mencatatkan inflasi tahunan hingga 4,50%.

Komoditas dan kelompok pengeluaran
secara nasional, kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil terbesar pada inflasi Maret 2026, dengan komoditas utama seperti ikan segar, daging ayam ras, beras, telur ayam ras, dan cabai rawit.

Namun, melalui langkah-langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam menjaga rantai pasok, tekanan pada komoditas pangan di daerah dapat diminimalisir.

Di sisi lain, kebijakan Pemerintah melalui Paket Stimulus Ekonomi 1-2026 yang memberikan insentif di sektor transportasi turut menjadi faktor peredam inflasi.

Komoditas seperti tarif jalan tol, tarif angkutan laut, ASDP, dan kereta api tercatat mengalami deflasi yang membantu menjaga daya beli masyarakat.

LANGKAH STRATEGIS GUBERNUR SULUT

Keberhasilan Sulawesi Utara menekan angka inflasi hingga menjadi yang terendah di Sulawesi merupakan hasil dari kepemimpinan disiplin dan taktis Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus. Fokus utama kepemimpinan Yulius Selvanus meliputi:

  1. Penguatan TPID: Koordinasi intensif Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk memantau harga pasar secara real-time.
  2. Kelancaran Distribusi: Memastikan jalur logistik bahan pokok tetap lancar, terutama menjelang momen besar keagamaan.
  3. Optimalisasi Stimulus: Pemanfaatan insentif transportasi dari Pemerintah Pusat untuk menekan biaya distribusi barang di Sulawesi Utara.

Capaian inflasi 2,20% secara tahunan ini adalah bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat berjalan dengan sangat baik di Sulawesi Utara.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen untuk terus menjaga momentum positif ini guna memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara. (*/chae)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */