Artikel
Gandeng Bandara Sam Ratulangi, Sangihe Optimistis Gaet Lebih Banyak Turis Asing
Manado, mediakontras.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengambil langkah strategis untuk menggenjot sektor pariwisata dengan memanfaatkan pintu gerbang utama wisatawan ke Sulawesi Utara.
Dalam sebuah acara yang digelar baru-baru ini, Pemkab Sangihe resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) pengelola Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado.
Kesepakatan bersama ini berfokus pada Kerja Sama Promosi Pariwisata Kabupaten Kepulauan Sangihe di area bandara internasional tersebut. Langkah ini dinilai sebagai strategi jitu untuk memperkuat branding dan memperkenalkan pesona Sangihe kepada wisatawan domestik maupun mancanegara yang baru tiba di Sulawesi Utara.

Ruang lingkup kerja sama yang disepakati cukup komprehensif, meliputi:
· Promosi Branding: Pemasangan materi promosi dan visual pariwisata Sangihe di titik-titik strategis Bandara Sam Ratulangi.
· Penguatan Identitas Daerah: Pencantuman logo dan identitas khas Kabupaten Kepulauan Sangihe.
· Pusat Informasi Wisata: Penyediaan booth atau tourism corner yang akan menjadi sumber informasi bagi para pelancong.
· Atraksi Budaya: Rencana pelaksanaan kegiatan promosi interaktif, termasuk pagelaran seni dan budaya khas Sangihe di area bandara.
Apresiasi Bupati atas Dukungan Tanpa Beban Biaya
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak bandara. Ia menyoroti dukungan PT Angkasa Pura Indonesia yang memfasilitasi promosi daerah tanpa membebankan biaya promosi kepada pemerintah kabupaten.
Bupati Michael juga melihat momentum positif dari tren peningkatan pariwisata di Sulawesi Utara. Menurutnya, dalam dua tahun terakhir, jumlah wisatawan mancanegara yang datang melalui Manado terus bertumbuh signifikan, bahkan menjadikan wilayah ini sebagai destinasi favorit setelah Bali.
”Karakter wisatawan yang datang ke Sangihe didominasi oleh pencinta wisata petualangan (adventure tourism). Perjalanan menuju Sangihe menawarkan pengalaman tersendiri, mulai dari pelayaran dari Manado, perjalanan darat yang eksotis, hingga tiba di destinasi unggulan,” ujar Bupati.
Bupati juga ikut mempromosikan sejumlah destinasi andalan Sangihe, seperti:
· Gunung Api Bawah Laut Banua Wuhu (yang menjadi incaran para penyelam dunia),
· Kampung Tua Mahangetang,
· Pantai Pananuareng,
· Pulau Kalama,
· Air Terjun Malega,
· Puncak Nawirahi dengan panorama alamnya yang memukau.
Bupati Michael menambahkan, secara geografis Sulawesi Utara lebih dekat ke negara-negara Asia Timur dan Pasifik dibanding Jakarta, sehingga kerja sama ini diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan tersebut.
Data Positif: Penumpang Internasional Naik 19%
Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, ST, MM, memaparkan data yang mendukung optimisme tersebut. Pihaknya mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang internasional.
”Pada tahun 2024, tercatat sebanyak 226.001 penumpang internasional. Angka ini meningkat menjadi 268.063 penumpang pada tahun 2025, atau mengalami pertumbuhan sekitar 19 persen,” ungkap Radityo.
Menariknya, dominasi wisatawan mancanegara yang masuk melalui Bandara Sam Ratulangi masih diduduki oleh turis asal Tiongkok, dengan kontribusi sekitar 70 persen dari total kunjungan.
Radityo juga menginformasikan bahwa pihaknya telah menyediakan fasilitas Tourism Information Center (TIC) yang selama ini bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara. Fasilitas ini, kata dia, juga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Dinas Pariwisata Sangihe untuk menyebarkan brosur dan materi promosi wisata daerah.
Acara puncak ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama langsung oleh Bupati Michael Thungari dan General Manager Radityo Ari Purwoko. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pertukaran plakat dan penyerahan cenderamata sebagai simbol komitmen bersama dalam memajukan pariwisata di Sulawesi Utara.(*)