Motorstyle
DAW Honda Edukasi Puluhan Karyawan PT Sasa Inti untuk #Cari_Aman
MINSEL,mediakontras.com- Dalam upaya berkelanjutan menanamkan budaya keselamatan berkendara, PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) sebagai Main Dealer Honda di Sulawesi Utara dan Gorontalo kembali menggelar program Edukasi Safety Riding.
Kali ini, sasaran edukasi adalah sekitar 40 karyawan PT Sasa Inti di Minahasa Selatan, mengusung semangat #Cari_Aman dalam setiap perjalanan.
Edukasi yang digelar hari ini tidak hanya sekadar teori, namun merupakan kombinasi komprehensif antara pemahaman, aturan, dan praktik langsung.

Andhika Reynold Salindeho, Instruktur Safety Riding PT DAW, memimpin sesi dengan materi yang aplikatif, mulai dari teknik berkendara defensif, sikap di jalan raya, hingga analisis risiko.
“Esensi #Cari_Aman adalah menjadikan keselamatan sebagai prioritas dan gaya hidup. Ini bukan hanya keterampilan individu, tapi tanggung jawab sosial kita bersama di jalan,” tegas Andhika dalam pemaparannya.
Kolaborasi dengan pihak kepolisian menjadi nilai tambah kegiatan ini. Satlantas Polres Minahasa Selatan, diwakili oleh Melky Dotulong (Kabag Ops), turut memberikan penekanan pada aspek hukum dan etika berlalu lintas.
“Kepatuhan pada rambu dan aturan adalah fondasi utama menekan angka kecelakaan. Kami apresiasi inisiatif DAW Honda yang secara aktif mendukung program pemerintah dalam menciptakan kamseltibcarlantas,” ujar Melky.
Puncak acara berupa demo dan praktik langsung di area tertutup yang dipandu instruktur DAW Honda.
Peserta diajak menyaksikan dan mencoba langsung teknik pengereman yang efektif, keseimbangan, dan manuver menghindar, untuk mengasah respons dan keterampilan berkendara yang lebih aman.
“Kami percaya, investasi terbaik adalah investasi dalam keselamatan. Edukasi berkelanjutan seperti ini merupakan komitmen DAW Honda dalam membangun ekosistem berkendara yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, dimulai dari lingkungan kerja mitra dan pelanggan kami,” demikian disampaikan perwakilan manajemen PT DAW.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi perusahaan-perusahaan lain di Minahasa Selatan untuk turut peduli terhadap keselamatan berkendara karyawannya, menuju Nol Kecelakaan Lalu Lintas.(*)