Connect with us

Bolmong

Dari Pasir Putih, Sudayah Paputungan Ucapkan Terima Kasih Kepada PLN: ” Listrik Ini Menyalakan Harapan Kami”

Published

pada

6bf4dadb 4df8 4aed a0f1 c33b6f49933f
Foto: Sudayah Paputungan

Bolaang Mongondow, Yaziin Solichin

Sudayah Paputungan (72 tahun) dan  Jasmawati (60 tahun), pasangan suami isteri asli Maelan  memilih bertahan hidup di sebuah gubuk mungil di pinggiran pantai pasir putih Desa Pasir Putih  Kecamatan Sangtombolan Kabupaten Bolaang Mongondow.

Pasutri yang kini sudah lanjut usia (Lansia), kesehariannya kehidupan mereka hanya bergantung kepada pengunjung di Pantai pasir putih. Maklum suami isteri tersebut memiliki sebuah warung kecil sebagai tambang duit mereka untuk bisa bertahan hidup.

Ketika malam tiba, kehidupan mereka terasa ikut menjadi gelap. Hanya dengan menggunakan penerangan lewat lampu botol seadanya untuk mendapatkan secuil cahaya untuk bisa menerangi  warung kecil mereka.

Kini, asa Kehidupan  mereka bangkit kembali sejak PLN Peduli (UP3 Kotamobagu) hadir membawa cahaya,baik secara harfiah maupun makna.

Aliran listrik masuk ke Desa Pasir Putih, Pulau Tiga. Warung sederhana mereka kini tetap terang setelah matahari tenggelam, membuka peluang berjualan lebih lama.

PLN tidak sekadar menghadirkan listrik, tetapi juga menyumbang perabot penunjang berjualan yang mengubah gubuk mereka menjadi tempat yang layak dan penuh harapan.

 “Kami tak pernah lupa atas perhatian PLN Peduli… Tak bisa kami ucapkan dengan kata-kata, namun rasa terima kasih untuk PLN akan mengisi kehidupan kami berdua.” Kata Sudayah dan Jasmawati.

 Kalimat ini  dilontarkan dengan mata berkaca-kaca, mewakili rasa syukur yang dalam.

Harapan yang Masih Tersisa.Di usia senja, pasangan ini masih punya impian: bantuan modal usaha dari PLN untuk mengembangkan warung mereka.

“Alhamdulillah kalau PLN bisa membantu kami dengan modal usaha untuk kelangsungan hidup kami berdua,” pintanya dengan suara bergetar.

Amelia Kainde, salah satu pengunjung dari Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Media, mengaku terbantu dengan keberadaan warung ini:

“Warung ini sangat membantu, terutama bagi pengunjung yang butuh tempat bilas badan setelah mandi pantai dan menikmati hidangan sederhana di pinggir pantai.”

Cahaya lampu dari tiang listrik PLN bukan hanya menerangi Pasir Putih di malam hari, tetapi juga menyinari sisa hidup dua insan yang terus berjuang di tepian pantai. Bantuan PLN telah menjadi penopang nyata bagi sepasang lansia yang pantang menyerah—pengingat bahwa di balik kemajuan teknologi, ada cerita manusia yang hangat dan penuh makna.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUT TOMOHON
116 Kotamobagu
Pemenang CIMB Niaga
Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */