Talaud
Dari Kegelapan Menuju Cahaya: PLN Nyalakan Kakorotan 24 Jam, Warga Bersukacita Natal Lebih Berarti
LIRUNG,mediakontras.com- Sebuah transformasi besar menghampiri kehidupan warga di Pulau Kakorotan, Kecamatan Nanusa, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
Kegelapan malam yang lama menyelimuti separuh hari, kini berganti dengan cahaya terang berkelanjutan selama 24 jam penuh, berkat komitmen nyata PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Lirung Talaud, dalam program kolaborasi PT.PLN (Persero )UID Suluttenggo dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
“Sebelumnya, warga hanya menikmati listrik 12 jam, dari jam 5 sore sampai jam 5 pagi. Tapi saat ini, sebuah kebanggaan bagi kami untuk menyatakan bahwa warga Kakorotan sudah bisa menikmati listrik 24 jam penuh,” kata Manager PLN ULP Lirung, Rayki Limpong, kepada mediakontras.com, dengan nada penuh keyakinan, Selasa (16/12/2025).

Perjuangan dari pasokan listrik terbatas menuju layanan tanpa henti ini bukanlah pencapaian biasa.
Limpong menegaskan bahwa ini adalah bukti nyata prioritas PLN untuk warga di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
“Upaya PLN untuk memberikan pelayanan maksimal kepada warga 3T adalah prioritas utama. Kami terus melakukan peningkatan layanan, dan kini hasilnya bisa dinikmati semua warga dengan pasokan listrik 24 jam,” ujar Limpong dengan penuh semangat.
Lebih dari sekadar urusan teknis, kehadiran listrik tanpa putus ini adalah janji yang diwujudkan.
“Upaya untuk melistriki seluruh bumi Pertiwi hingga ke pelosok adalah komitmen PLN yang nyata,” katanya seraya menambahkan, tekad ini negara hadir sampai ke ujung negeri.
Dampaknya langsung dirasakan dan menciptakan atmosfer sukacita di pulau tersebut.
Warga Kakorotan, yang kini terbebas dari kekhawatiran, menyambut perubahan ini dengan luapan kebahagiaan. Momentum istimewa pun tercipta tepat di penghujung tahun.
“Dengan menikmati listrik 24 jam, itu semua adalah komitmen PT. PLN(Persero) UID Suluttenggo kolaborasi dengan Pemerintah daerah Sulawesi Utara kepada warga 3T. Dan warga menyambutnya dengan sukacita, sehingga perayaan Natal tahun ini bisa dinikmati dengan lebih khidmat dan penuh cahaya oleh warga Kakorotan,” pungkas Limpong.
Kini, di Pulau Kakorotan yang jauh di bibir samudera, lampu-lampu tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga hati dan harapan warganya. Sebuah cahaya kemenangan atas keterbatasan, yang membuat perayaan Natal di tahun ini terasa lebih hangat, terang, dan penuh makna.(*)