Connect with us

Bitung

Dari Exodus Choir ke Panggung Wilayah:Pdt. Florina Falentine Pongoh Juara Bintang Vokalia Pendeta

Published

pada

IMG 20260127 WA0046

BITUNG,mediakontras.com — Malam perayaan Hari Ulang Tahun Wilayah Bitung 12 di Jemaat GMIM Lembah Kanaan berubah menjadi panggung apresiasi bagi talenta yang lahir dari proses panjang.

Di antara deretan penampil, satu nama mencuri perhatian: Pdt. Florina Falentine Pongoh, S.Th.

Dengan olah vokal yang matang dan penghayatan yang kuat, ia berhasil meraih Juara I Lomba Bintang Vokalia Pendeta se-Wilayah Bitung 12.

Kemenangan itu bukan hadir secara tiba-tiba. Ia adalah akumulasi perjalanan musikal dan spiritual yang terjalin sejak masa studi teologi.

Sebelum berdiri sebagai pendeta di mimbar pelayanan, Florina pernah ditempa dalam dunia paduan suara akademik sebagai bagian dari Exodus Choir Fakultas Teologi—sebuah ruang pembentukan yang tidak hanya melatih teknik vokal, tetapi juga disiplin, kepekaan musikal, dan spiritualitas bernyanyi.

Lahir di Tomohon, 14 Februari 1993, Florina tumbuh dalam tradisi gereja yang memberi ruang bagi musik sebagai bahasa iman.

Bakat bernyanyi yang dimilikinya terus diasah melalui berbagai pengalaman. Pada tahun 2013, ia tercatat mengikuti Bitung International Choir Festival (BICF), sebuah ajang yang mempertemukannya dengan atmosfer kompetisi dan standar musikal yang lebih luas.

Ia juga aktif dalam Pesparawi Mahasiswa, yang memperkaya wawasan musikal sekaligus memperhalus karakter interpretasi lagu-lagu rohani.

Kini, dalam perannya sebagai pendeta di Jemaat GMIM Pniel Pinangunian, Florina tidak hanya hadir sebagai pelayan firman, tetapi juga sebagai pelayan seni.

Di tangannya, nyanyian bukan sekadar performa, melainkan medium kesaksian. Setiap nada yang dilantunkan menjadi perpanjangan dari pelayanan: menguatkan iman, membangun suasana ibadah, dan menyatukan persekutuan jemaat.

Penampilannya dalam lomba Bintang Vokalia Pendeta di HUT Wilayah Bitung 12 menjadi penanda bahwa seni dan pelayanan bukan dua dunia yang terpisah.

Keduanya justru saling meneguhkan. Di panggung lomba itu, publik tidak hanya menyaksikan kualitas vokal seorang pendeta muda, tetapi juga jejak perjalanan panjang seorang pelayan Tuhan yang ditempa oleh tradisi paduan suara, pengalaman festival, dan spiritualitas pelayanan.

Prestasi ini disambut dengan kebanggaan oleh Jemaat GMIM Pniel Pinangunian dan komunitas gereja di Wilayah Bitung 12.

Lebih dari sekadar kemenangan lomba, keberhasilan Pdt. Florina Falentine Pongoh menjadi simbol bahwa talenta yang diasah dengan kesetiaan, disiplin, dan iman, pada waktunya akan menemukan panggungnya sendiri.

Dalam sosoknya, publik melihat potret pendeta generasi baru: intelektual, artistik, dan spiritual—sebuah perjumpaan antara mimbar dan musik, antara teologi dan harmoni, antara pelayanan dan keindahan suara.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUT TOMOHON
116 Kotamobagu
Pemenang CIMB Niaga
Regarsport
Regarsport
Pegadaian

Sosial Media

/** * Use the following code in your theme template files to display breadcrumbs: */