Tomohon
Tomohon Raih ASEAN Clean Tourist City Award 2026, Satu-satunya dari Indonesia Timur
TOMOHON – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kota Tomohon di kancah internasional.
Kota bunga ini resmi ditetapkan sebagai salah satu penerima ASEAN Clean Tourist City Award 2026, sebuah penghargaan bergengsi di sektor pariwisata tingkat Asia Tenggara.
Penghargaan tersebut akan diserahkan dalam ASEAN Tourism Award Ceremony 2026 yang digelar pada 30 Januari 2026 di Grand Ballroom Nustar Resort, Cebu, Filipina, sebagaimana tertuang dalam undangan resmi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
ASEAN Clean Tourist City Award merupakan penghargaan yang diberikan oleh ASEAN Tourism Forum (ATF) melalui badan akreditasi dan standarisasi ASEAN Tourism Standards, bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata negara-negara anggota ASEAN.
Penghargaan ini diberikan kepada kota-kota yang dinilai berhasil menerapkan prinsip kebersihan, keberlanjutan lingkungan, tata kelola pariwisata, serta kualitas hidup masyarakat.
Untuk Indonesia, terdapat lima daerah yang menerima penghargaan ini, yakni Kota Malang, Kota Bukittinggi, Kota Surakarta, Kabupaten Gianyar, dan Kota Tomohon.
Dari kelima penerima tersebut, Kota Tomohon menjadi satu-satunya daerah dari Indonesia Timur yang berhasil meraih penghargaan ASEAN Clean Tourist City Award 2026.
Keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen dan kerja keras Pemerintah Kota Tomohon bersama seluruh pemangku kepentingan.
Dinas Pariwisata Kota Tomohon tercatat telah mengikuti proses penilaian dan assessment untuk program ini sejak Oktober 2025, melalui serangkaian evaluasi yang ketat sesuai standar ASEAN Tourism Standards.
“Pencapaian ini sekaligus memperkuat posisi Kota Tomohon sebagai destinasi pariwisata berkelas internasional yang mengedepankan kebersihan, kenyamanan, dan keberlanjutan lingkungan, sejalan dengan visi pengembangan pariwisata nasional dan regional ASEAN,” Kata Wali Kota Caroll Senduk.
Penghargaan ini diharapkan semakin mendorong daya saing pariwisata Kota Tomohon serta menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas destinasi, pelayanan, dan tata kelola pariwisata yang berkelanjutan.
” Kota Tomohon mengikuti penilaian atau assesment program ini sejak bulan Oktober 2025,” tambah Kadis Pariwisata Judistirha Siwu.(*)